ذَلِكَ يَوْمُ التَّغَابُنِ. itulah hari (waktu itu) ditampakkan kesalahan-kesalahan. (At-Taghabun: 9) Ibnu Abbas mengatakan bahwa Taghabun merupakan salah satu dari nama lain bagi hari kiamat. Demikian itu karena ahli surga membuat ahli neraka merasa iri hati. Hal yang semisal telah dikatakan oleh Qatadah dan Mujahid.
Mereka menjawab: "Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana". Tafsir Ibnu Katsir : Ayat ini menerangkan tentang sanjungan para malaikat Allah kepada Allah dengan menyucikan dan membersihkan-Nya dari Semua pengetahuan yang
Firman Allah subhanahu wa ta’ala: di sisi Allah-lah. (At-Taghabun: 15) kelak di hari kiamat. pahala yang besar. (At-Taghabun: 15) Semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya dalam ayat lain: Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas
Allah Swt. berfirman: Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat. Maka ke mana pun kalian menghadap, di situlah wajah Allah. (Al-Baqarah: 115) Maka Rasulullah Saw. menghadap ke arah Baitul Maqdis dalam salatnya dan meninggalkan arah Baitul 'Atiq (Ka'bah). Kemudian Allah me-nasakh-nya dan memalingkannya ke arah Baitul yaitu melalui firman-Nya:
Ketika ayat ini diturunkan, yaitu firman-Nya: 'Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari saripati (berasal) dari tanah' (Al Mu’minun: 12), hingga akhir ayat. Maka aku berkata, 'Maka Mahasucilah Allah, Pencipta yang paling baik.'. Lalu turunlah firman selanjutnya, yaitu: 'Maka Mahasucilah Allah, Pencipta yang paling baik'.
oa5Dpv.
tafsir ibnu katsir surat at taghabun